terlepas...
11/16/2008 04:26:00 PM
| Author:
eVy-D-YaNa
Hari ni terlepas lagi satu peluang yang rasanya kalo rebut peluang tu tadi dapat kot...
sedey2 jugak sebab macam dah ada depan mata cuma rasa segan + malu yang menghindar segala perbuatan untuk merebut peluang tu...rugi kan? haih~ nak wat macam mana..sedey pun tak guna..salah sendiri..huhu~
Tapi at the same time, sebelum tu...dah rasa hepy siket dapat lihat senyuman dan mata orang yang selalu menyenangkan & menggembirakan...hilang siket stress study + exam 2 minggu..boost up balik semangat~ ah-ha!~
terima kasih kamu~ =)
Kesimpulannya...emosikah?
p/s: Nanti pas abeh exam, insyaAllah akan updet blog dgn pelbagai kisah & event yang dah berlaku dalam hidup.
This is my fourth semester studying in UTP. Another 2 & a half year to go. This week + a week after are going to be the horror and tiring week. Examination week. Previously, we already had a study week. [study week la sangat...gila banyak maen kali ni...tolong la insaf!~]
11 NOV 2008 - Health, Safety & Environment
HSE CAB 201214 NOV 2008 - Database System
DS TAB102319 NOV 2008 - Accounting
ACC GAB 101320 NOV 2008 - System Analysis and Design
SAD TAB 105321 NOV 2008 - Object-Oriented Programming
OOP TAB 2053 22 NOV 2008 - Principles of Finance
POF GAB 1053Good luck and All The Best for those who'll be sitting for the examination. Chaiyok!~
23 & 24 NOV 2008 -
Kelas Kemahiran Perak kali ke-13 PSSCMnice la...mentally and physically trained~

The moment that my friends and I were waiting for, finally arrived. We have been waiting since last week to attend a public lecture by our honourable former Prime Minister Y.A.Bhg. Tun Dr. Mahathir bin Mohamad, who is also the UTP's Chancellor. The one hour lecture was on "National Identity & Power Sharing".
The Chancellor Hall was totally full with crowd. When we arrived, there were no seat left at the top floor of the hall. Quite frustrating at that time as we thought of loosing the chance to listen to his speech. Fortunately, the usher asked us to enter the hall and fill up all the empty seats at one island. We soon realized that the island was for lecturers and staff. =)

Mainly in the speech delivered, he emphasized on our Malaysia current situations in term of politics, economics and social. He even made several comparisons with other countries situations. He also discussed the possibilities of creating national identity, how the word '
Malaysian' does really give impact to all races as it is worldly known that Malaysia is a multiracial country.
The floor was then opened for Q & A session. Due to the overwhelming responses from some of the audiences who would like to ask him questions, the session was extended from half an hour to almost one hour. I personally admired the coolness of him answering all those questions that he even remember the exact year and figure of what particular events or incidents he was talking about. Some points of the questions that I managed to capture:
- the existing of vernacular school that may hinder unity which is important to create national identity
- the Malays are now represented by various parties, not only UMNO, which shows less unity among the Malays itself as it makes Malays become weaker and weaker (Tun answered that almost all leaders now are thinking more of how they could get a better position in politics rather than thinking of how to improve the Malays condition that are far left behind compared to other races in Malaysia)
- the Malays' tolerance to other races (regarding the issue of apologizing that the Malays are always to be blamed when something wrong happens)
- social justice and social equality
- the relevant of practicing Internal Security Act (ISA) in Malaysia
- criteria of being a leader
- what does Malaysia meant to him
- how was his Raya celebration
The most unforgettable moment was I got the lucky chance to shake hands with Tun. *
happy* =D

Tun with UTP's Rector at the entrance door
Feel free to click on this link for the article of UTP by Tun.
[UTP]

Syair Si Pari-pariLara... kian parah merusuh dada
Terpintas litar ku terasa
Sepi... nyaring menjerit dan membingit
Lenyap damai tanpamu
Masa... tersimpul di alam yang kelam
Olak-alik arah tujunya
Hanya... hanya zahirmu yang kan bisa
Meleraikan segala-galanya
Di bawah sinaran ungu
Kau persembahkan syairmu untukku
Gemalai tarimu bagai
Sang pari-pari turun ke bumi
(Oh) Menjelmalah kau dari maya
Hiburkanlah hatiku gundah
Jangan biarkan aku... keliru
Memburu... dirimu
Masih berlegar di antara mimpi
Bagai nyata kau hadir dan bersenda
Telah kuhulurkan kasihku padamu
Tak kau genggam jiwaku yang tercengkam
Aku yang terseksa
Dan menanti
...kan mu
-Syair Si Pari-pari,
Zamani-
Dan masih berlegar di antara mimpi
bagai nyata kau hadir dan bersinar
menjelmalah kau dari maya
hiburkanlah hatiku gundah
jangan biarkan aku keliru memburu dirimu
Bintangku~
(edited version)
p/s: Belum punya ilham untuk berkarya. Kepala kusut dengan akademik...huhu~
Raya dengan popcorns?? Apa kes?Isnin - Memandangkan budak-budak comel ni semua dah balik awal, maka diorg2 ni merancang nak pegi beraya esoknya hari Selasa.
Selasa - Pakat-pakat nak pegi beraya rumah Ba dan Sakinah. Dua2 orang pun UTP16. Rumah Ba kat Stesen Telekomunikasi TLDM Sitiawan & rumah Sakinah plak kat Manjung.
Temanya baju kurung bagi yang perempuan. Yang lelakinya macam biasa2 ja kot. hehe~
So, berkumpul la ktorg pukul 10...dalam 10.30 gerak..n pukul 11 dah sampai rumah Ba. Memandangkan rumah dia dalam kawasan ketenteraan siket, eceh~ ktorg bukan setakat kena tinggalkan IC kat pondok guard tu...enfon pun kena tinggal gak! huhu~ tapi takpa, janji semua hepy~ =)

Fatin si pemilik kereta

diapit si purple-purple, di belakang kereta
Beraya la ktorg kat rumah Ba. Mak dia plak dengan murah hati masak mi bandung. Sedap!~ hehe~ Ada yang bertambah-tambah...hehe~ =P
Dalam pukul 1 lebih, dah gerak dari rumah Ba. Ada masa lebih kurang 2 jam lagi sebelum pegi rumah Sakinah (tak dapat pegi awal sebab mak dia tak balik keja lagi..huhu~). Ba pun join ktorg balik sekali.
Fikir punya fikir...diorg ni pakat plan nak pegi tengok wayang. Mencarilah ktorg panggung wayang kat ctu. Naseb baek jumpa.

Dilarang Merokok
Tapi macam poyo ja bila masuk wayang pakai baju kurung. Action ja lebih. Selamba ja ktorg..ah-ha!~ Orang lain beraya dengan kuih raya..ktorg makan popcorns n pepsi..kih3~ ;P Memandangkan pilihan cerita pun tak banyak, ktorg pilih tengok Senario The Movie Episode 1.

berbaju kurung dalam pawagam..ahakz!~
Cerita tu ok la...so-so. Tak la berapa best sangat pun. Setakat bole gelak sebab lawak bodoh diorg ja. Ending pun macam tak puas hati. Naseb baek dapat harga tiket student rate. Tapi of course, ada dialog2 dalam cerita tu yang dah start jadi trademark budak-budak ni. "I like mat rempit!" & "Adik tumpang abang bole?" *dengan suara yang meremangkan bulu tengkuk dan semestinya menggelikan!*
Dah pukul 3 lebih, gerak ke rumah Sakinah plak. Dia dan mak dia dah prepare macam-macam untuk ktorg. Ada nasi impit, bihun sup, bubur kacang dan kuih-kuih raya. Makan lagi! haih~ (Raya..raya..memang sah menggemukkan..ngeh3~)

makan-makan kat rumah Sakinah
(tak tau la ni dah makan kali ke berapa..hehe~)
Hujan lebat plak, tak dapat balik lagi. Bole ja kalo nak balik, tapi kesian kat abg Rambo bawak moto. Confirm basah nanti...huhu~ so, tunggulah hujan teduh dulu.

comeyl~

poyo~
Maka sementara tu, sembang-sembang dengan mak Sakinah yang sememangnya peramah...dan selebihnya masa untuk bergambar la. Tu yang jadi gambar-gambar kat atas ni...ahakz!~ Balik ni Sakinah plak yang join sekali. =)
Pastu berangkatlah ktorg pulang. Hujan renyai-renyai...sejuk...huhu~ Dah sampai UTP, singgah kafe V4 dulu. Haniza nak bagi kek lapis yang dia bawak khas dari Sarawak. Herm...best sebab time tu memang sangat teringin makan kek lapis..ah-ha!~ Makan-makan lagi siket kat v4, sembang dan balik bilik.
Ni la perjalanan ktorg sepanjang hari ni. Nice & Sweet~

kek lapis Sarawak
-Abg Rambo~Ba~Syahmi~Khairi~Diyana~Fatin~Azuani~Ema~Sakinah~

LOVE CHOOSES YOU
If you find yourself in love with someone, and that someone does not love you...be gentle to yourself, there is nothing wrong with you, but love just did not choose to rest in that someone's heart.
If you find someone in love with you and you cannot answer that love...feel honoured that love has came by and called on your door...but gently refuse the feeling you cannot return, as love did not choose to settle in your heart.
If you find yourself in love with someone and the love return...it still can happen that love chooses to leave..do not try to reclaim it and do not assess any blame..let it go. Despite the pain, there is reason and meaning to this..you cannot choose love by yourself,
LOVE CHOOSES YOU.
- Love has nothing to do with what you are expecting to get, it is what you are expected to give..which is everything. -
Untuk lelaki...
Tentang Perempuan...1 - Bila seorang perempuan mengatakan dia sedang bersedih, tetapi dia tidak menitiskan air mata, itu bermakna dia sedang menangis di dalam hatinya.
2 - Bila dia tidak menghiraukan kamu selepas kamu menyakiti hatinya, lebih baik kamu beri dia masa untuk menenangkan hatinya semula sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.
3 - Perempuan sukar nak cari benda yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang (sebab itu ramai perempuan yang patah hati bila hubungan itu putus di tengah jalan).
4 - Sekiranya seorang perempuan jatuh cinta dengan seorang lelaki, lelaki itu akan sentiasa ada di fikirannya walaupun ketika dia sedang keluar dengan lelaki lain.
5 - Bila lelaki yang dia suka dan cinta merenung tajam ke dalam matanya, dia akan cair seperti coklat!!
6 - Perempuan memang suka akan pujian tetapi selalu tidak tahu macam mana nak menerima pujian.
7 - Jika kamu tidak suka dengan gadis yang sukakan kamu separuh mati, tolak cintanya dengan lembut. Jangan berkasar sebab ada satu semangat dalam diri perempuan yang kamu takkan tahu bila dia dah buat keputusan, dia akan lakukan apa saja.
8 - Sekiranya seorang gadis mula menjauhkan diri darimu selepas kamu tolak cintanya, biarkan dia untuk seketika. Sekiranya kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan, cubalah tegur dia perlahan-lahan.
9 - Perempuan suka meluahkan apa yang mereka rasa . Muzik, puisi, lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.
10 - Jangan sesekali beritahu perempuan yang mereka ni langsung tak berguna.
Rujukan : Majalah REMAJA, edisi 15 Julai 2008